Sorotan
Kejuaraan Dunia Esports IESF ke-14 di Bali
Lebih dari 600 pemain dari 106 negara bertanding di Nusa Dua — edisi terbesar sejak IESF dimulai pada 2008.
Nusa Dua, Bali
Pada penghujung 2022, International Esports Federation membawa kejuaraan dunianya ke Indonesia. Kejuaraan Dunia Esports IESF ke-14 berlangsung di Nusa Dua, Bali, dengan lebih dari 600 pemain dari 106 negara: edisi terbesar sejak IESF pertama kali digelar pada 2008.
Mfalme Studio berada di ruang kontrol untuk dua cabangnya: Counter-Strike dan Mobile Legends: Bang Bang.
Standar orang lain
Yang membedakan pekerjaan ini dari turnamen domestik adalah standarnya bukan milik kami. Sebuah federasi dunia datang dengan ekspektasi siarannya sendiri, delegasi dari puluhan negara, dan penonton internasional yang menonton dari zona waktu masing-masing. Tugasnya adalah memenuhi standar itu di kandang sendiri.
Produksinya berjalan hybrid, on-ground di Bali dan virtual, seperti yang sudah kami jalankan setahun sebelumnya di Papua. Bedanya, kali ini penontonnya seluruh dunia.
Ini bagian kedua dari tiga cerita: PON XX Papua 2021, saat esports pertama kali masuk PON; Bali 2022, saat standarnya menjadi internasional; dan PON XXI Aceh–Sumut 2024, saat hasilnya mulai memperebutkan medali.