Sorotan
Esports masuk PON untuk pertama kalinya — PON XX Papua 2021
Esports jadi cabang eksibisi di PON XX Papua: lima game, 21 provinsi, disiarkan dari Jayapura. Produksi hybrid — sebagian virtual, sebagian on-ground di stadion.
Stadion Hoki Indoor Doyo Baru, Jayapura, Papua
Pada 2021, esports masuk Pekan Olahraga Nasional untuk pertama kalinya. Belum sebagai cabang medali, itu datang tiga tahun kemudian di Medan, tetapi sebagai eksibisi, dan sudah cukup untuk membuat sejarah.
Tempatnya bukan arena esports. Stadion Hoki Indoor Doyo Baru di Kabupaten Jayapura, 22 sampai 26 September 2021, dengan kontingen dari 21 provinsi yang bertanding di depan penonton yang belum pernah menyaksikan hal seperti ini di PON.
Karena belum pernah ada, belum ada yang bisa ditiru. Tidak ada tata letak ruang kontrol yang sudah teruji, tidak ada paket grafis standar, tidak ada alur serah-terima yang sudah disepakati. Semuanya harus dirancang untuk pertama kali, dan dirancang di Jayapura.
Produksi hybrid
Mfalme Studio memproduksi siaran esports-nya. Formatnya hybrid: sebagian pertandingan berjalan on-ground di stadion, sebagian lagi berjalan virtual, dan keduanya harus tampil sebagai satu tayangan yang sama. Penonton tidak perlu tahu mana yang mana. Itulah tolok ukurnya.
Papua adalah yang pertama dari tiga turnamen yang membentuk cara kami menyiarkan esports berskala nasional dan internasional. Kelanjutannya: Kejuaraan Dunia IESF di Bali pada 2022, lalu PON XXI Aceh–Sumut pada 2024, ketika esports akhirnya memperebutkan medali.